Peran Choel Diungkap


Nazaruddin Sebut Tak Kendalikan Keuangan Permai Grup

KOMPAS/RIZA FATHONI

Mindo Rosalina Manulang saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap wisma atlet dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (16/1).

Jakarta, Kompas – Nama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng dan Andi Zulkarnain atau Choel Mallarangeng, adiknya, disebutkan pula dalam sidang dugaan suap dalam proyek wisma atlet di Palembang, Sumatera Selatan, dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin.

Peran Choel diungkapkan saksi Mindo Rosalina Manulang, Senin (16/1), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Menurut Mindo, yang merujuk pada keterangan Wafid Muharam, Sekretaris Menpora (saat itu), Choel menerima dana dari Permai Grup. Hal itu semula dimaksudkan untuk memenangkan proyek Stadion Hambalang di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Mindo bersaksi untuk terdakwa Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Darmawatiningsih. Mindo adalah terpidana dalam kasus suap proyek wisma atlet itu.

Mindo mengatakan, Permai Grup mengeluarkan dana Rp 20 miliar untuk memenangkan proyek wisma atlet dan Hambalang. Namun, Permai Grup kalah. Proyek Hambalang jatuh ke PT Adhi Karya.

Menurut Mindo, dia diminta oleh Nazaruddin untuk menemui Paul Nelwan, pengusaha yang dipercaya Sekretaris Menpora Wafid Muharam, untuk meminta agar proyek itu bisa dikerjakan Permai Grup. Permai Grup adalah perusahaan yang dimiliki Nazaruddin dan Anas Urbaningrum, seperti PT Anugerah Nusantara. Alasannya, Permai Grup sudah telanjur mengeluarkan dana banyak untuk mendapatkan proyek itu.

Namun, permintaan itu ditolak sehingga Mindo diperintahkan untuk meminta kembali dana Rp 10 miliar yang sudah dikucurkan. Namun, dalam sebuah rapat di kantor Permai Grup, Mindo mengatakan, uang Rp 10 miliar itu digunakan untuk kepentingan sertifikasi tanah Hambalang di Badan Pertanahan Nasional (BPN), juga diserahkan untuk Choel Mallarangeng dan beberapa anggota DPR.

Selain menyebut Choel, Mindo juga menyebutkan adanya dana yang dialirkan pada Tim Pemenangan Andi Mallarangeng untuk pemilihan ketua umum Partai Demokrat dalam kongres di Bandung tahun 2010.

Selain nama itu, Mindo juga menegaskan kembali adanya permintaan dari Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin senilai 2,5 persen dari nilai proyek wisma atlet dan ketua panitia pembangunan wisma atlet senilai 3 persen dari total nilai proyek. Proyek ini senilai Rp 191 miliar.

Mindo juga menyebutkan adanya pertemuan, makan siang, antara Sutan Bhatoegana, anggota Fraksi Demokrat DPR, dan Direktur PT Adhi Karya dan sejumlah petinggi perusahaan itu. Pertemuan tersebut dilakukan sekitar Maret 2011. Namun, ia tak menjelaskan isi pertemuan itu.

Salahkan Yulianis

Nazaruddin saat dikonfrontasi dengan kesaksian Mindo mengaku keberatan dengan beberapa bagian keterangan mantan anak buahnya itu. Nazaruddin membantah, dirinya yang memperkenalkan Mindo dengan Wafid. Ia mengaku tak pernah mengetahui nomor telepon genggam dari Sekretaris Kemenpora itu.

Nazarudin membantah ke- terangan Mindo bahwa ia merupakan pemilik Permai Grup. Sebab, ia keluar dari perusahaan itu setelah menjadi anggota DPR pada 2009 dan karena mempunyai persoalan dengan Ketua Umum Partai Demokrat. Ketika itu, lanjut Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni, istrinya berselisih dengan Athiya Laila, istri Anas. Anas disebutkan Nazaruddin sebagai pemilik Permai Grup.

Mindo mengakui, Direktur Keuangan Permai Grup Yulianis mengontrol keuangan 35 perusahaan yang tergabung dalam kelompok usaha itu, baik uang masuk maupun keluar, berkoor- dinasi dengan Neneng dan Nazarudin. Akan tetapi, ujar Nazaruddin, Yulianis yang mengendalikan keuangan kelompok usaha itu.

Nazaruddin juga menuturkan, uang dari PT Duta Graha Indah, kontraktor proyek wisma atlet, yang disebut diberikan kepadanya, ternyata ada di kediaman Yulianis. (ana)

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: