Kualitas Ekstasi “Xenia Maut” Ecek-ecek

|
Share:
googleimage Afriyani Susanti
1

TERKAIT:

* Ibunda Afriyani Syok Putrinya Tabrak 13 Orang
* Ekspresi Pengemudi “Xenia Maut” Setelah Menjemput Korban
* Ekstasi, Wiski, dan Fakta di Balik “Xenia Maut”
* Sopir “Xenia Maut” Salah Ambil Keputusan

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengemudi dan penumpang Daihatsu Xenia B 2479 XI terbukti memakai narkotika jenis ekstasi semalam sebelum kecelakaan maut terjadi di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (22/1/2012) siang. Keempatnya, yakni Afriyani Susanti (29), Arisandi (34), Denny M (30), dan Adistina (26) kini sudah menjadi tersangka dan ditahan di rumah tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, mereka mengonsumsi dua butir bersama-sama, yakni masing-masing mendapat jatah setengah butir pil ekstasi. Pil ekstasi itu didapat dari seseorang yang berada di halaman parkir kelab malam Stadium, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

“Mereka dapat dari seseorang di tempat parkir Stadium. Yang beli ada satu tersangka namanya Deny,” ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji Wijayanto, Selasa (24/1/2012) malam pukul 22.30, di Mapolda Metro Jaya.

Dia mengatakan, Denny membeli dari seseorang yang kini diburu kepolisian. Ekstasi itu dibeli dengan harga Rp 100.000 per butir. Padahal, standar harga ekstasi Rp 150-200.000. Sedangkan yang kualitas super itu mencapai lebih di atas Rp 300.000.

Menurut Nugroho, dengan harga yang murah seperti itu pihaknya memastikan bahwa kualitas ekstasi yang didapat para tersangka ecek-ecek. “Kualitasnya jelek itu harganya saja cuma Rp 200.000 dapat dua butir,” ujar Nugroho.

Motif dari para tersangka memakai ekstasi, lanjutnya, hingga kini masih didalami aparat kepolisian. Namun, dari pengakuannya, para tersangka mengaku baru memakai narkotika. “Semuanya menjawab baru dua kali konsumsi narkoba. Cuma satu yang baru sekali ini yaitu tersangka Adistanti,” ujar Nugroho.

Selain ekstasi, ada tersangka juga yang ketahuan mengonsumsi sabu pada malam sebelum kecelakaan terjadi. Dia adalah Arisandi. “Sandi saja yang pakai ganja. Lainnya tidak,” kata Nugroho.

Adapun, empat kawan itu melakukan pesta narkoba di kelab malam Stadium. Saat itu mereka baru saja selesai merayakan ulang tahun salah seorang teman kampusnya di Hotel Borobudur, Jakarta. Keempatnya kemudian memutuskan melanjutlan acara dengan pesta semalam suntuk.

Usai dari Hotel Borobudur, mereka bertolak ke sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan untuk minum tiga botol whiskey dan bir. Pada pukul 02.00, barulah mereka tiba di Stadium dan mulai mengonsumsi ekstasi dan minuman keras hingga pukul 10.00, mereka pun pulang.

Di bawah pengaruh alkohol dan ekstasi, Afriyani nekat menyetir. Naas, saat melintas di Jalan Ridwan Rais, konsentrasinya hilang dan menginjak pedal gas lalu menyeruduk tiga belas orang pejalan kaki. Sebanyak sembilan orang tewas, sisanya terluka.
Share

*
*
*
*
*
*
*

Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini.

*

yanti lesmana
Rabu, 25 Januari 2012 | 10:59 WIB
Joe, pimpinan FPI gak bakalan ngurusin yg beginian. Gak ada untungnya utk mereka. Padahal extasi jelas2 merusak mental bangsa Ind.
Tanggapi Komentar
Laporkan Komentar
0
0
*

Markus Jodi
Rabu, 25 Januari 2012 | 10:58 WIB
ah FPI kan bisanya cuman ngerusak doang, tp kalau yang ini sudah rusak duluan… telat dikit
Tanggapi Komentar
Laporkan Komentar
0
0
*

Arthur Rosewood
Rabu, 25 Januari 2012 | 10:50 WIB
berlindung dibalik kerudung supaya berharap mengurangi hukuman penjara.. cuih!!
Tanggapi Komentar
Laporkan Komentar
0
0
*

Joe iska
Rabu, 25 Januari 2012 | 10:49 WIB
Mudah mudahan para pimpinan FPI baca artikel ini, lol.
Tanggapi Komentar
Laporkan Komentar
0
0

Kirim Komentar Anda
Update profil Anda
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan KOMPAS.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. KOMPAS.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

KOMPAS.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
farid akhwan
Komentar Anda untuk artikel di atas:

* Megapolitan
* Terpopuler
* Terkomentari

Selengkapnya

* Hujan Diperkirakan Sampai Siang
* Kualitas Ekstasi “Xenia Maut”…
* Hujan, Jalan-jalan Tergenang
* Tertimpa Pohon, Sopir Bajaj Tewas
* Tiga Mobil Tertimpa Pohon

Selengkapnya

* Aktor Senior Syok Tragedi Xenia Seret…
* Badai Matahari Hantam Bumi Hari Ini
* Ekspresi Pengemudi “Xenia…
* Ini Negara Pemilik Cadangan Emas…
* Terjadi Ledakan Matahari Terkuat Sejak…

Selengkapnya

* Ekspresi Pengemudi “Xenia…
* Penuntasan Kasus Korupsi Jalan Keluar…
* SBY Tidak Ungkit Masalah Anas…
* Takut Amuk Massa, Keluarga Apriyani…
* Ibunda Afriyani Syok Putrinya Tabrak 13…

* Berapa Jumlah Uang di Dompetmu Hari Ini?
* Tewaskan 9 Orang, Pengemudi Xenia Positif Gunakan Sabu-Sabu
* Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012
* Definisikan Diri Anda Sekarang dengan 3 Kata
* Ktp

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: