UMM Luncurkan Mobil Berbahan Gas

Magelang, Kompas – Universitas Muhammadiyah Magelang meluncurkan mobil berbahan bakar gas. Mobil itu menggunakan tabung elpiji ukuran 12 kilogram dan 3 kilogram, dilengkapi sistem pemipaan dan converter kit impor dari Turki.

Ketua peneliti mobil berbahan bakar gas Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), Muji Setiyo, mengatakan, mobil berbahan bakar gas ini dibuat oleh tim UMM dengan mengembangkan sistem bahan bakar gas dari taksi yang dibeli dari Jakarta.

”Setelah empat kali melakukan uji coba pada taksi, barulah kami bisa membuat mobil berbahan bakar gas,” kata Muji Setiyo dalam acara peluncuran mobil berbahan bakar gas di Kampus 2 UMM, Selasa (21/2).

Teknologi bahan bakar gas ini diterapkan di sejumlah mobil dinas UMM. Tabung gas diletakkan di jok belakang mobil, di atasnya dipasang regulator dan selang yang langsung terhubung ke mesin mobil. Selang ini dipasang dan dihubungkan ke mesin melalui bagian bawah mobil.

Penelitian untuk merancang mobil berbahan bakar gas dilakukan sejak Mei 2011, menghabiskan biaya Rp 6 juta.

UMM memodifikasi sejumlah komponen, seperti flow valve, spring, by pass valve, dan ignition timing, sehingga menghasilkan torsi dan daya tiga persen lebih besar serta emisi rendah.

Muji mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir bahwa pemakaian tabung gas berpotensi meledak karena selang yang menghubungkan tabung gas dengan mesin dilengkapi katup pengaman.

”Begitu ada ketidakberesan pada sistem pembakaran, katup akan menutup jalan sistem pembakaran dalam mesin mobil,” ujarnya.

Mobil berbahan bakar gas itu telah diuji coba dengan menempuh perjalanan 5.000 kilometer. Teknologi ini juga diuji coba di Pusat Pengembangan dan Penataran Guru Teknologi di Malang dan dinyatakan lolos uji.

Mobil berbahan bakar gas ini lebih hemat dibandingkan mobil berbahan bakar bensin karena memiliki tingkat konsumsi bahan bakar lebih sedikit. Satu kilogram gas dapat digunakan untuk menempuh perjalanan 35 kilometer-40 kilometer. Adapun satu liter bensin hanya dapat digunakan untuk menempuh 10 km-13 km.

”Suara mesin mobil berbahan bakar gas lebih halus daripada mesin berbahan bakar bensin,” kata Wati, wartawan yang diminta melakukan test drive.(EGI)

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: