erakan Jatuhkan SBY

G
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat yang juga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kanan) dan Ketua DPR Marzuki Alie (kiri), bersilaturahim dengan jajaran Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Pengurus Pusat, serta Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrat, di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/3). Dalam acara ini, Yudhoyono antara lain membahas rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak dan dugaan usaha menjatuhkan pemerintahan sebelum tahun 2014.

Bogor, Kompas – Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, akhir-akhir ini ada fenomena gerakan untuk menjatuhkan pemerintahan yang dia pimpin sebelum tahun 2014.

Kelompok yang melakukan gerakan itu ditengarai bertujuan menjadi presiden atau wakil presiden dengan cara yang tidak konstitusional.

Hal itu disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan pengarahan kepada kader dan petinggi Partai Demokrat, Minggu (18/3) malam, di kediaman pribadinya di Puri Cikeas Indah, Bogor, Jawa Barat.

Yudhoyono tak menyebutkan siapa kelompok atau orang yang melakukan gerakan tersebut.

”Kembali ada gerakan aneh, pokoknya pemerintahan SBY harus jatuh sebelum 2014, dengan alasan yang dicari-cari. Kelompok yang tidak mau berjuang di jalan demokrasi, misalnya lewat partai politik. Ada kelompok yang tidak mau berkeringat dan berjalan di koridor konstitusi, tapi mau jadi presiden dan wapres,” ujarnya.

Yudhoyono menegaskan tidak akan gentar menghadapi ancaman itu dan akan menindak tegas tindakan yang bertentangan dengan hukum itu.

Ia juga mengakui, sasaran tembak berbagai kritik saat ini, terutama mengenai rencana kebijakan penaikan harga bahan bakar minyak, sudah mengarah pada pribadinya. Lebih dari itu, ancaman juga mengarah pada keselamatannya.

”Sekarang ini sasaran tembaknya ke saya. Tidak sedikit yang mendoakan, tapi tak sedikit juga yang mengancam keselamatan, menjatuhkan di jalan,” katanya.

Di sisi lain, Yudhoyono juga meminta kader Demokrat yang ada di DPR, kabinet, ataupun posisi pemerintahan yang lain agar tidak terganggu dengan ancaman itu.

Dalam pengarahan yang berlangsung sekitar 52 menit itu, Yudhoyono juga meminta kader Demokrat tetap menghormati upaya parpol atau tokoh politik lain serta siap berkompetisi secara fair dan demokratis.

”Tidak perlu melakukan hal yang tidak patut, misalnya menghancurkan parpol lain. Kalau memang berkoalisi, jangan memperdaya pihak lain, harus tulus, termasuk (jangan) selalu ingkar dengan kesepakatan. Bukan seperti itu koalisi sejati,” lanjutnya.

Yudhoyono juga mengulang seruannya agar media massa memberikan ruang yang adil bagi munculnya tokoh yang akan maju berkompetisi dalam pemilu presiden mendatang. ”Beri kesempatan ruang dan waktu untuk menyampaikan visi misinya. Mereka diharapkan mengenalkan dirinya sehingga rakyat tahu rekam jejak, kredibilitas, dan integritasnya,” katanya.

Sementara itu, Pengurus Cabang Partai Demokrat Kabupaten Talaud dan Pengurus DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) nyaris baku hantam di pesawat Express Air yang tengah lepas landas dari bandara Melonguane, ibu kota Kabupaten Talaud, Sabtu (17/3) petang.

Peristiwa ini merupakan buntut aksi boikot pengurus DPD Partai Demokrat Sulut atas pelaksanaan Musyawarah Cabang Partai Demokrat Kabupaten Talaud, Jumat lalu. (WHY/zal)

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: