UE Bekukan Aset Asma al-Assad

Dewan Nasional Suriah Kritik Pernyataan DK PBB

Kairo, Kompas – Menteri Luar Negeri negara Uni Eropa di Brussel, Belgia, Jumat (23/3), sepakat menjatuhkan sanksi bagi Asma al-Assad, istri Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan keluarga dekat mereka. Aset mereka di Eropa dibekukan dan mereka dilarang bepergian ke Uni Eropa, dalam upaya menghentikan kekerasan tentara pemerintah.

Sementara itu, kekerasan dan bentrokan antara pemerintah dan kubu oposisi berlanjut meskipun Dewan Keamanan PBB menyerukan agar kekerasan segera dihentikan.

Empat anggota keluarga Assad dan delapan menteri kabinet Suriah menjadi incaran UE. Sanksi ini adalah ke-13 yang dijatuhkan atas rezim Suriah ini. Keputusan ini disampaikan tiga pejabat UE, yang menambahkan keputusan resmi akan disampaikan setelah pertemuan menlu UE, Jumat.

Pengecualian larangan perjalanan bagi Asma al-Assad (36) berlaku di Inggris. Asma, putri pasangan dokter ahli jantung dan diplomat Suriah, lahir di London dan diduga masih memiliki kewarganegaraan Inggris. Dengan demikian, dia tidak bisa dihalangi untuk bepergian ke Inggris.

Pos militer

Satuan Tentara Suriah Bebas (FSA), sayap militer antipemerintah, Jumat (23/3), seperti diberitakan televisi Alarabiya, menyerang pos militer pemerintah di desa Badama, dekat perbatasan Turki-Suriah. FSA mengklaim menembak mati dua tentara pemerintah, menahan 17 lainnya, serta menyita peralatan militer mereka.

Serangan FSA itu adalah balasan atas tindakan pasukan pemerintah, Kamis malam, yang menggempur kota kecil Binnish di provinsi Idlib dengan tank. Gempuran tank mulai terdengar di Binnish pukul 19.30, menyebabkan penduduk lari berhamburan ke luar kota.

Pasukan pemerintah juga menggempur desa Azaz di provinsi Aleppo. Suara tembakan terdengar di dekat jalan menuju Bandara Internasional Aleppo.

Lembaga umum revolusi Suriah mengungkapkan, kekerasan Kamis lalu menewaskan 94 orang, sebagian besar gugur di Homs dan Idlib. Gempuran juga terjadi di distrik lama kota Homs, dan distrik Al Khalidiyah, Deir Baalba, dan Wadi al Arab. Bentrok senjata antara FSA dan pasukan pemerintah terjadi pula di distrik Al Qabun dan Juber di pinggiran kota Damaskus.

Menlu Turki Ahmet Davutoglu menyerukan segera disepakati ”program aksi kolektif internasional” di Suriah. Davutoglu menegaskan, seruan saja tidak cukup. Namun, dia tidak menjelaskan bentuk konkret program aksi itu.

Rabu malam, DK PBB menegaskan dukungan pada misi utusan khusus PBB Kofi Annan yang terdiri dari enam butir. Masing- masing menghentikan kekerasan, penarikan pasukan dan senjata berat, membuka akses bantuan kemanusiaan selama dua jam setiap hari, membuka dialog politik antara pemerintah dan kubu oposisi dengan mediator PBB-Liga Arab, dan mengizinkan rakyat menyampaikan pendapat.

Pernyataan DK PBB tidak mengadopsi keputusan Liga Arab yang meminta Assad mundur. Hal itu sebagai bentuk kompromi dengan Rusia dan China yang menolak Assad mundur. Kemlu Rusia berharap pernyataan DK PBB itu bisa membuka jalan bagi solusi politik di Suriah dan memperkuat misi politik Annan.

Dewan Nasional Suriah (SNC) mengkritik pernyataan DK PBB itu karena dinilai terlalu lemah. SNC mengatakan, pernyataan DK PBB itu hanya memberi waktu lagi pada rezim al-Assad untuk terus membunuh rakyatnya.

Harian Al Hayat mengungkapkan, Annan dan timnya tengah berunding dengan otoritas Suriah agar dapat mengirim tim monitor PBB ke Suriah. Tim ini bertugas mengawasi pelaksanaan gencatan senjata dan penyaluran bantuan kemanusiaan.

Tim monitor itu beranggotakan negara-negara yang punya hubungan baik dengan otoritas Suriah. Annan pekan depan dijadwalkan mengunjungi sejumlah negara, termasuk Rusia, untuk meminta dukungan bagi misi politiknya di Suriah. (mth)

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: