Partai Politik Gagal Rekrut Para Kader

 
Oleh redaksi
Kamis, 17-Januari-2013, 05:42:53 14 klik Send this story to a friend Printable Version
 
Perlu dicermati pernyataan Pengamat Politik Gun Gun Heryanto bahwa partai politik sampai saat ini masih menggaet para artis guna mendulang suara partai. Cara ini, masih pilihan utama partai politik dalam menghadapi Pemilu. Cara instan seperti ini, menunjukkan kegagalan kaderisasi di dalam partai politik termasuk pragmatisme dalam meraup keuntungan lewat perekrutan artis. Partai politik di Indonesia memang belum ter-institusionalisasi sebagai partai modern, sehingga kerap pragmatis dalam proses distribusi dan alokasi SDM partai ke jabatan-jabatan publik seperti dalam penetapan caleg.
 
Bila parpol di Indonesia menjadi partai modern maka mekanisme kepartaian didasarkan pada kaderisasi melalui pola rekrutmen, pembinaan loyalis dan pendistribusian kader loyalis untuk mengisi jabatan publik. Terdapat dua kelompok yang diuntungkan melalui sistem perekrutan tanpa kaderisasi. Mereka yang diuntungkan memiliki kekuatan untuk membayar transaksi politiknya. Sebaliknya, mereka yang sudah memiliki basis massa semisal fans/ penggemar maka kelompok kedua inilah yang disebut ‘vote getter’ atau pendulang suara.

Sehingga banyak artis yang dicalegkan partai tertentu karena parpol belum menjadi institusi partai modern berbasis kader, melainkan masih mengandalkan popularitas kelompok vote getter. Kelompok pendulang suara yang biasa diambil parpol berasal dari artis, mantan militer,mantan elite, birokrat, akademisi dan aktivis. Kelompok luar partai ini memiliki potensi pada peningkatan suara partai.

Kerapkali partai hanya merekrut mereka secara instan, sehingga tidak menyumbang institusionalisasi partai politik. Hanya strategi elektoral yang pragmatis dan transaksional. Pada kenyataannya, sejumlah parpol mulai berancang-ancang menggaet para artis. Seperti, Partai Golkar melirik Artika Sari Devi, Katon Bagaskara dan Arri Lasso, menjadi caleg di Pemilu 2014. Sementara, PPP meminang Desy Ratnasari dan Deddy Mizwar dicalonkan sebagai anggota dewan. Mari kita lihat, masihkah para artis bisa mendulang suara pada pemilu 2014.

Faulika Utami, Kota Bontang, Kaltim

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: